Sabtu, 08 Mei 2010

Pentingnya Merasakan Kebahagiaan !

Segala penyakit psikosomatik – penyakit yang di sebabkan oleh adanya kekacauan emosional – muncul di sebabkan oleh ketidak-bahagiaan. Perut, hati, jantung dan semua organ internal anda akan tidak berfungsi dengan baik, jika anda sedang dalam kondisi kurang bahagia – misalkan cemas, takut, stess dll.
Tentu anda pernah merasakan, ketika anda dalam kondisi cemas atau stress, detak jantung anda akan berdenyut di luar batas normal, tubuh anda akan mengeluarkan keringan dingin dan tentunya perasaan yang tidak nyaman menyelimuti diri anda.
Menurut para ahli medis, segala bentuk penyakit yang muncul pada diri seseorang di awali terlebih dahulu oleh perasaan tidak bahagia, dan karena perasaan tidak-bahagia itu jika di biarkan berlarut-larut, kemudian akan berubah bentuk menjadi penyakit ( kata benda ) yang menetap di tubuh. Sesuai dengan pendapat dari Dr.John A. Schindler, kata “ penyakit “ atau dalam bahasa inggrisnya “ Disease “ berarti kondisi “ tidak bahagia “ atau “ Dis-ease “.
Menurut Dr. Matthew N. Chappell, Psikolog , Kebahagiaan itu murni internal. Kebahagiaan itu di hasilkan bukan oleh objek, melainkan oleh ide-ide, pikiran-pikiran, dan sikap-sikap yang dapat di kembangkan serta di bangun oleh kegiatan-kegiatan individu yang bersangkutan, terlepas dari lingkungannya.
Kebahagiaan juga tidak tergantung dari uang atau pemberian barang atau benda dari orang lain. Mempunyai uang banyak memang menyenangkan, namun uang tidak dapat untuk membeli kebahagiaan. Walaupun anda memilki uang banyak, namun jika pikiran anda kacau – dalam kondisi takut, cemas dan gelisah – maka anda pun tidak mungkin bisa merasakan kebahagiaan. Kebahagiaan adalah sifat asli pikiran manusia dan mesin fisiknya. Menurut Dr.John A. Schindler, Kebahagiaan adalah kondisi pikiran di mana kebanyakan pikiran kita menyenangkan.
Sedangkan berdasarkan penelitian yang di lakukan oleh K. Kekcheyev, psikolog Rusia : Ketika seseorang memikirkan pikiran-pikiran yang menyenangkan, mereka dapat melihat, mengecap,membaui, dan mendengar lebih baik, dan mereka mampu mendeteksi perbedaan-perbedaan yang tidak kentara dalam sentuhan. Dan sebagai kesimpulannya, saat seseorang berbahagia, mereka berpikir lebih baik, berprestasi lebih baik, merasa lebih baik, dan lebih sehat. Bahkan organ-oragan fisik pengindera pun bekerja lebih baik.
Jadi singkat kata, Kebahagiaan itu dapat mempengaruhi :
§ Kesehatan seseorang
§ Kemampuan Berpikir seseorang
§ Prestasi Kerja seseorang
§ Panca Indera seseorang
§ Perasaan seseorang.

Pembaca yang budiman pada dasarnya setiap orang itu hadir di dunia ini untuk merasakan kebahagiaan, bukan penderitaan. Namun untuk bahagia kita tidak bisa menunggu dan berpangku tangan mengharapkan ada orang yang memberikan kebahagiaan. Bila ini yang anda lakukan, anda sangat mungkin sekali akan lebih banyak menderita daripada bahagia.
Intinya setiap orang perlu merasakan bahagia agar bisa menjalani hidup yang sehat, sukses dan berkelimpahan. Untuk bisa merasakan kebahagiaan, tentunya perlu belajar dan berlatih – khususnya berlatih untuk mengendalikan pikiran dan mampu menetapkan pilihan tentang apa yang ingin di pikirkan – pendek kata untuk bahagia itu ada ilmunya.
Mulai sekarang pilihlah kebahagiaan dan rubahlah kebiasaan anda berpikir, isilah pikiran-pikiran anda tentang sesuatu yang membuat anda bahagia, karena anda sendirilah yang bertanggung jawab atas kebahagiaan anda.

Salam Bahagia dan Sejahtera

Pelatih dan Konsultan Citra Diri Sukses
HP : 0813 – 64808061 or 0857 – 653 – 64838
Email : Soe_hartono@hotmail.com
Blog : www.soegiantohartono.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar